Bener Meriah, 28 September 2026 — Aceh Women’s for Peace Foundation (AWPF) menyelenggarakan Pelatihan Pemasaran Bisnis Kopi dan Literasi Keuangan untuk Perempuan pada 25–28 September 2026 di Aula Rembele, Bale Atu, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam memasarkan produk kopi, memanfaatkan teknologi digital, serta mengelola keuangan usaha secara lebih terencana dan berkelanjutan.
Pelatihan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya melalui Pemasaran Cerdas dan Keuangan Terencana demi Meningkatnya Kesejahteraan” ini diikuti oleh 20 perempuan yang terdiri atas petani kopi, pengusaha atau pelaku bisnis kopi, serta pendamping ekonomi masyarakat dari wilayah dampingan AWPF di Kabupaten Bener Meriah.
Direktur Aceh Women’s for Peace Foundation (AWPF), Irma Sari, S.H.I., mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perempuan, khususnya mereka yang terlibat dalam sektor usaha kopi di Tanah Gayo. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam rantai ekonomi kopi, mulai dari kegiatan di kebun, pengolahan hasil panen, pengemasan, hingga pemasaran produk. Namun, kontribusi tersebut perlu didukung dengan peningkatan keterampilan bisnis, akses pasar, pemanfaatan teknologi digital, dan kemampuan mengelola keuangan usaha.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada perempuan untuk menambah pengetahuan, berbagi pengalaman, dan mempelajari strategi yang dapat diterapkan secara langsung dalam mengembangkan usaha mereka. Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mempraktikkannya untuk meningkatkan kualitas pemasaran, memperluas jangkauan pasar, dan mengelola keuangan usaha dengan lebih baik,” ujar Irma Sari.
Ia menambahkan bahwa penguatan ekonomi perempuan bukan hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga dengan kemampuan perempuan untuk mengambil keputusan ekonomi, mengelola sumber daya yang dimiliki, serta menentukan arah pengembangan usaha secara mandiri. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh materi mengenai pemasaran digital dan pemasaran online, strategi membangun bisnis kopi yang berdaya saing, serta literasi keuangan. Materi pemasaran digital disampaikan oleh Destika Gilang Lestari, yang membahas pemanfaatan media sosial dan platform online untuk memperkenalkan produk, membangun citra usaha, membuat konten promosi, dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sementara itu, Bapak Sodiqin Gembel berbagi pengalaman dan strategi membangun bisnis kopi dari Tanah Gayo agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Peserta juga mendapatkan materi dari Rizky Ardilla mengenai pengelolaan keuangan usaha, termasuk pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan modal dan keuntungan, serta pentingnya memisahkan keuangan rumah tangga dari keuangan bisnis.
Melalui sesi pembelajaran dan diskusi, peserta didorong untuk mengidentifikasi peluang pengembangan usaha masing-masing, memperbaiki strategi pemasaran, serta membangun kebiasaan pencatatan keuangan yang lebih tertib. Keterampilan tersebut diharapkan membantu perempuan memahami kondisi usaha secara lebih jelas dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan perhitungan yang lebih baik.
AWPF memandang bahwa perempuan pelaku usaha kopi di Bener Meriah memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk lokal Gayo. Potensi tersebut perlu didukung oleh peningkatan kapasitas, akses terhadap informasi dan pasar, serta penguatan jaringan usaha agar perempuan dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari kerja dan produk yang mereka hasilkan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya AWPF untuk memperkuat ketahanan ekonomi perempuan di Kabupaten Bener Meriah. AWPF berharap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga usaha yang dikelola perempuan semakin mandiri, berkembang, dan mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan keluarga maupun masyarakat.

